Seni Menulis untuk Anak-anak

�Menulis adakan melukis dengan kata-kata�, begitu yang pernah diungkapkan Shakuntala Devi, seorang pengamat pendikdikan anak dari Indoia. Bila ingin membangkitkan kejeniusan anak, ada yang berpendapat hal tersebut bisa diasah dengan mendorong kemampuannya menulis.

Memperkenalkan Anak Senis Menulis

MENULIS merupakan salah satu dari empat aspek keterampilan berbahasa. Sebagai bagian dari kegiatan berbahasa, menulis berkaitan erat dengan aktivitas berpikir. Itulah makanya menulis tidak mudah. Bahkan bagi penulis terkenal sekali pun. Menulis bukan hanya sekedar membahasatuliskan bahsa lisan, tetapi juga kegiatan yang terorganisir sedemikian rupa sehingga terjadi komunikasi (antara penulis dengan pembaca). Bila apa yang dimaksud penulis sama dengan yang dimaksud oleh pembaca, maka seseorang dapat dikatakan terampil menulis.

Tips agar buah hati bergairah menulis

  • Menunjukkan minat aktif. Jangan paksa anak untuk menulis. Sebaliknya, mulailah dengan membacakan cerita atau puisi demi mengembangkan perbendaharaan katanya, yang juga bisa dilatih melalui permainan scrable atau tebak-tebakan sinonim dan antonim.
  • Minta anak untuk menuliskan pikirannya, sependek apa pun itu.
  • Jangan jadikan kegiatan menulis seperti hukuman. Biarkan anak menulis kapan dan di mana pun ia mau. Sebaliknya jangan berada di dekat anak yang sedang menulis sampai ia selesai karena menulis memerlukan waktu berpikir. Jadi, berikan ia waktu.
  • Tunjukkan minat pada gagasan yang dituangkan anak dalam tulisan. Bukan pada cara dia menulis atau kesalahan ejaan atau tata bahasanya.
  • Jangan menuliskan karangan atau menyelesaikan tugas anak, apapun bentuknya. Anak harus menikmati hasil karyanya. Ini juga akan membangun rasa percaya diri terhadap hasil tulisannya.
  • Bila anak meniru-niru tulisan penulis yang dikaguminya, jangan khawatir karena itu justru merupakan awal yang baik. Suatu saat ia akan menemukan dirinya sendiri dan menjadi penulis yang orisinal.
  • Dorong anak untuk menulis surat, ucapan kepada keluarga dan teman pada kartu ucapan yang kosong.
  • Biasakan anak untuk mencatat apa saja, mulai dari syair lagu hingga beragam kutipan menarik dari mana saja.
  • Biasakan anak membuat daftar buku miliknya, daftar mainan, hingga daftar barang bawaan. Hal in akan membantunya mengembangkan pola pikir yang teratur.
  • Ajarkan anak membuat catatan harian sebagi sarana untuk mencurahkan pikiran dan perasaan secara bebas.

Sumber :  Abad21.COM


Archives

Categories

IP

Stats

  • 299,075 hits
Bookmark and Share

%d bloggers like this: